Tahun 2013 Dimulai Dengan Tidur

1/01/2013 03:52:00 pm

Malam tahun baru. malam yang ditunggu-tunggu oleh semua orang tak terkecuali jomblo. karena hanya dimalam ini lah mereka diundang untuk menghadiri acara-acara malam tahun baru. paling sering diundang untuk bakar-bakaran. dan jomblo memiliki peranan yg sangat penting  di acara seperti ini. yg pertama, bisa saja saat mau bakar sate atau daging ternyata dagingny udah gak fresh lagi. nah, jomblo ini lah yg menjadi alternatif untuk dibakar. bukan, dia dibakar bukan untuk dibumbuin kecap atau BBQ lalu dimakan. tapi untuk melampiaskan kemarahan orang-orang yg lainnya. tapi peranan yg paling sering dipegang oleh para jomblo adalah sebagai "CHEF". jangan, jangan pake kata itu. itu terlalu keren buat jomblo. kita ganti kata "chef" dengan "tukang bakar". begitulah nasib jomblo, jadi tukang bakar di pesta malam tahun baru. harus bakar daging, jagung dan sampah untuk orang-orang lain yg sudah berpasangan. tak jarang mereka nangis saat lagi bakar. bukan karena asap yg masuk mata. tapi karena liat orang-orang makannya pada suap-suapan. kasihan dirimu.

tak terkecuali gue jomblo single keren dan beriman. gue juga punya acara malam tahun baru gue sendiri. rencana awal gue pngen tahun baruan di bunderan HI sekalian jualan kripik singkong rasa rujak yg lagi mau gue rintis. tapi setelah mendengar klo di komplek gue mau ada acara-acara bakar kambing gue gak jadi berangkat. tapi tetep niat jahat gue muncul. karena gue gak jadi jualan di bunderan HI, paling tidak orang-orang yg hadir di pesta tahun baru nanti harus gue jadikan kelinci percobaan untuk kripik singkong rasa rujak gue yg pedesnya kyak setan lagi makan tahu sumedang sama cabe rawit 30. dari siang gue berjibaku di dapur untuk meracik kripik rujak setan gue. dengan 2 kantong plastik penuh cabe rawit hijau dan merah. gue buat kripik singkong bagaikan orang lagi ngeracik narkoba. selama gue membuat kripik rujak setan ini gue sebagai chef harus selalu mencicipi tingkat kepedasan dari kripik ini. jam 5 sore akhirnya gue selesai buat kripiknya. tempat pertama yg gue tuju setelah itu adalah wc. gue mencret-mencret.

menjelang malam sekitar jam 9-an. bokap nyokap gue udah kumpul di taman sama orang-orang tua lainnya. gue dan saudara-saudara gue masih asyik dengan kegiatan masing-masing dirumah. gue sedang mempersiapkan perut gue untuk makan-makan, kakak sepupu gue mempersiapkan space yg luas dilambungnya, adek gue mempersiapkan celana dalem, baju ganti dan handuk. setelah gue kasih tau kalo kita mau makan-makan bukan berenang. dia mengerti lalu mengembalikan semua barang-barang tadi. hal terpenting sebelum pesta tahun baru adalah. mengosongkan lambung dengan cara pup. kami bertigapun antri untuk pup. dalam "perang tahun baru" ini gue gak akan segan-segan untuk menerima semua limpahan makanan yg diberi. tiba-tiba saja kata DIET hilang dari kamus besar bahasa Indonesia. di komplek perumahan gue ini gak ada remaja selain gue. sisanya anak kecil semua. SD kebawah. disana gue seperti sinetron remaja yg ditukar. disuguhin telur balado?? sikat. risoles?? sikat. kambing guling?? sikat. apapun yg lagi dibakar gue sikat. sampai akhirnya bokap gue bilang "sampah gak usah ikut dimakan". gue salah tempat bakaran. sekitar jam 23 setelah gue makan sate kambing tiba-tiba aja gue ngantuk. belum juga 10 tusuk sate gue makan gue udah ngantuk. tidak seperti biasanya. gue curiga kambing yg disate, sebelum dipotong dan dibakar dia makan obat tidur agar saat dipotong gak sakit. gue yakin. untung kambingnnya gak nyimeng sebelumnya. gue pulang sendiri. gue gak pngen liat kembang api. apa bagusnya coba?? itu cuma percikan api yg besar dan diatas langit malam yg gelap. gue anak mesin udah sering liat kyak gituan waktu lagi ngegerinda. tukang las & gerinda pasti setuju dengan hal ini. gue pngen tidur. udah mau tiduran saat tiba-tiba banyak banget bunyi kembang api. ternyata jam 12 pas. sekarang sudah 2013. HP gue bunyi nyokap gue telpon dia bilang "Bon, kamu gak kesini lagi?? ini kembang apinya bagus banget loh. ini jagung bakarnya udah mateng kamu mau gak?? klo mau kesini aja lagi" gue cuma jawab "yaudah, jagunya bawa pulang aja klo masih sisa. klo gak yaudah". kalimat pertama yg gue ucapkan di tahun 2013 ini emang gak banget. dan gue pun tidur di awal tahun 2013.

You Might Also Like

0 comments